Cara Membuat Surat Izin Sakit

Surat izin sakit merupakan salah satu dokumen yang diperlukan ketika Anda sakit dan membutuhkan izin untuk absen dari tempat kerja. Surat izin sakit biasanya ditandatangani oleh dokter dan diserahkan kepada atasan Anda. Namun, sebelum Anda dapat membuat surat izin sakit, Anda harus mengetahui beberapa hal terkait dengan cara membuat surat izin sakit yang benar agar dapat diterima oleh atasan Anda.

Tahapan Membuat Surat Izin Sakit

Tahapan membuat surat izin sakit meliputi:

  • Mendapatkan rujukan dari dokter
  • Menulis surat izin sakit
  • Menyerahkan surat izin sakit kepada atasan Anda

Mendapatkan Rujukan dari Dokter

Untuk membuat surat izin sakit yang valid, Anda harus mendapatkan rujukan dari dokter. Rujukan berisi informasi tentang penyakit yang Anda derita dan juga jumlah hari yang Anda butuhkan untuk bisa sembuh. Rujukan ini nantinya akan ditulis di dalam surat izin sakit Anda.

Menulis Surat Izin Sakit

Setelah mendapatkan rujukan dari dokter, selanjutnya Anda harus menulis surat izin sakit Anda. Surat izin sakit biasanya ditulis dengan format tertentu. Surat izin sakit harus mencantumkan nama Anda, tanggal lahir, tempat kerja Anda, jenis penyakit yang diderita, lama waktu rawat serta rujukan dari dokter. Setelah selesai menulis surat izin sakit, Anda harus menandatangani surat tersebut.

Menyerahkan Surat Izin Sakit kepada Atasan Anda

Setelah surat izin sakit ditulis dan ditandatangani, selanjutnya Anda harus menyerahkan surat tersebut kepada atasan Anda. Anda dapat menyerahkan surat izin sakit secara langsung atau melalui email. Jika Anda menyerahkan surat izin sakit secara langsung, pastikan untuk membawa dokumen asli dari rujukan dokter yang telah Anda dapatkan sebelumnya.

Kesimpulan

Surat izin sakit merupakan salah satu dokumen yang diperlukan ketika Anda sakit dan membutuhkan izin untuk absen dari tempat kerja. Untuk membuat surat izin sakit yang valid, Anda harus mendapatkan rujukan dari dokter, menulis surat izin sakit dengan format yang benar, dan menyerahkan surat izin sakit kepada atasan Anda. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan surat izin sakit dengan benar dan memastikan bahwa atasan Anda dapat menerimanya.